RELAKSI MAKNA : POLISEMI
Polisemi adalah sebuah kata atau satuan ujaran yang memiliki makna lebih dari satu . dalam kasus polisemi ini biasanya makna pertama adalah makna sebenarnya, makna leksikalnya, makna denotatifnya atau makna konseptualnya. Yang lain adalah makna-makna yang dikembangkan berdasarkan salah satu komponen makna yang dimiliki kata atau satuan ujaran itu. oleh karena itu, makna-makna pada sebuah kata atau ujaran yang polisemi ini masih berkaitan satu dengan yang lain . Contoh: :
Upamakan , kata kepala yang setidaknya memiliki makna (1) bagian tubuh manusia seprti pada contah kalimat " kepalanya luka kena pecahan kaca"(2) ketua atau pemimpin seperti
Polisemi merupakan kata yang memiliki aneka makna tetapi masih berkaitan hubungan arti atau maknanya . Artinya polisemi adalah menyangkut masalah kegandaan makna . kegandaan makana itu bisa muncul dengan berbagai cara .
Polisemi adalah sebuah kata atau satuan ujaran yang memiliki makna lebih dari satu . dalam kasus polisemi ini biasanya makna pertama adalah makna sebenarnya, makna leksikalnya, makna denotatifnya atau makna konseptualnya. Yang lain adalah makna-makna yang dikembangkan berdasarkan salah satu komponen makna yang dimiliki kata atau satuan ujaran itu. oleh karena itu, makna-makna pada sebuah kata atau ujaran yang polisemi ini masih berkaitan satu dengan yang lain . Contoh: :
Upamakan , kata kepala yang setidaknya memiliki makna (1) bagian tubuh manusia seprti pada contah kalimat " kepalanya luka kena pecahan kaca"(2) ketua atau pemimpin seperti
Polisemi merupakan kata yang memiliki aneka makna tetapi masih berkaitan hubungan arti atau maknanya . Artinya polisemi adalah menyangkut masalah kegandaan makna . kegandaan makana itu bisa muncul dengan berbagai cara .
Pertama
, kegandaan makna dalam bahasa lisan dapat diakibatkan oleh struktur fonetik
kalimat karena satuan akustik tutur yang bertali adalah satuan helaan nafas. Kedua,
faktor gramatikal juga bisa menjadikan kegandaan makna . ketiga , faktor
leksikal , bentuknya bisa polisemi atau hononim .Polisemi jelas menunjukkan
ekonomi dalam bahasa : sebuah kata bisa memuat sekian banyak makna . Polisemi
adalah pemakaian bentuk bahasa seperti kata , frase dengan makna yang
berbeda-beda , Misalkan sumber, asal , tempat sesuatu yang banyak .
Polisemi adalah suatu kata yang mempunyai makna lebih dari satu.
Contoh:
a. Saya masih punya hubungan darah dengan keluarga Bu Rani. (darah=kesaudaraan)
b. Tubuhnya berlumuran darah setelah kepalanya terbentur tiang listrik. (darah=yang berada dalam tubuh)
Perhatikan kata darah pada kalimat a berarti keluarga (makna konotasi), sedangkan darah pada kalimat b berarti zat merah dalam tubuh kita (makna denotasi).
Contoh:
a. Saya masih punya hubungan darah dengan keluarga Bu Rani. (darah=kesaudaraan)
b. Tubuhnya berlumuran darah setelah kepalanya terbentur tiang listrik. (darah=yang berada dalam tubuh)
Perhatikan kata darah pada kalimat a berarti keluarga (makna konotasi), sedangkan darah pada kalimat b berarti zat merah dalam tubuh kita (makna denotasi).
DAFTER PUSTAKA
Drs. Abdul Chaer , 2003. Linguistik Umum .Jakarta:
PT. Rineka Cipta
Drs. Khalil Mukhtar,2006. Semantik .
Cendikia Insani , Universitas Riau
Pekanbaru
Drs. Abdul Chaer ,1995 . Semantik Bahasa
Indonesia , Jakarta : PT. Rineka Cipta
Harimurti
Kridalaksana . 2008 . Kamus linguistik, Jakarta: PT. Gramedia